Kamis, 17 Mei 2012

Tugas 3 Neraca Perdagangan


TUGAS 3
Neraca Perdagangan Perusahaan Lokal
Nama   : Novita Dianasari
Kelas   : 4 EB13
NPM   : 21208463
Neraca Perdagangan Barang menurut pengelompokan BPM5


Rician
Nrc. Perdagangan (juta USD)

2010*
2011

Total
Tw.I*
Tw.II*
Tw.III**

Barang Dagang Umum
29,449
7,633
8,779
8,877

Barang untuk Diolah
-216
602
76
26

Barang yang Diperbaiki
-159
-34
-28
-30

Barang yang diperoleh
538
258
339
365

di Pelabuhan





Emas Nonmoneter
1,016
227
471
320

Nrc. Perdagangan Brg.
30,628
8,686
9,637
9,558

*Angka sementara

**Angka sangat sementara



           








           




  Surplus neraca perdagangan barang pada Tw. III- 2011 relatif sama dengan triwulan sebelumnya sebesar USD9,6 miliar. Kuatnya ekspor terlihat dari lebih tingginya ekspor nonmigas dan migas dibandingkan triwulan sebelumnya. Namun, bila dibandingkan dengan Tw. II-2011, neraca perdagangan nonmigas pada periode laporan tercatat lebih rendah, karena ekspor nonmigas tumbuh lebih rendah (0,3%, q.t.q) dibandingkan impor nonmigas (4,9%, q.t.q). Fenomena ini sejalan dengan permintaan domestik yang tetap tinggi, sementara permintaan eksternal mengalami perlambatan. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y.o.y), ekspor nonmigas masih tumbuh lebih tinggi dibanding impor nonmigas, masing-masing sebesar 29,5% dan 27,3%. Kenaikan surplus neraca perdagangan gas sebesar 9,0% dari triwulan sebelumnya sehingga mencapai USD4,6 miliar turut berkontribusi pada perbaikan neraca perdagangan barang. Di sisi lain, defisit neraca perdagangan minyak berkurang ditopang oleh kenaikan produksi minyak, sementara impor minyak menurun sejalan dengan perkembangan harga minyak yang cenderung menurun. Dengan perkembangan ini neraca perdagangan migas pada triwulan laporan mengalami surplus USD416 juta dibanding capaian triwulan sebelumnya yang defisit sekitar USD914 juta. Kenaikan surplus neraca perdagangan gas sebesar 9,0% dari triwulan sebelumnya sehingga mencapai USD4,6 miliar turut berkontribusi pada perbaikan neraca perdagangan barang. Di sisi lain, defisit neraca perdagangan minyak berkurang ditopang oleh kenaikan produksi minyak, sementara impor minyak menurun sejalan dengan perkembangan harga minyak yang cenderung menurun. Dengan perkembangan ini neraca perdagangan migas pada triwulan laporan mengalami surplus USD416 juta dibanding capaian triwulan sebelumnya yang defisit sekitar USD914 juta.
            Kinerja neraca perdagangan barang juga dapat dilihat berdasarkan pengelompokan lima jenis barang berikut: (1) barang dagangan umum, (2) barang untuk diolah, (3) barang yang diperbaiki, (4) barang yang diperoleh di pelabuhan oleh sarana pengangkut, dan (5) emas nonmoneter. Surplus neraca perdagangan barang terutama disumbang oleh kelompok barang dagangan umum yang mencatat surplus sebesar USD8,9 miliar pada triwulan laporan, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya sebesar USD8,2 miliar. Sementara itu, kelompok barang yang diperbaiki masih mencatat defisit di triwulan laporan, yaitu sebesar USD30 juta.
            Ekspor barang pada Tw. III-2011 tercatat sebesar USD52,8 miliar atau naik 1,8% dari triwulan sebelumnya sebesar USD51,8 miliar. Berdasarkan sektoral, pertumbuhan ekspor barang ini didukung oleh pertumbuhan ekspor produk pertambangan yang meningkat 11,6% (q.t.q). Namun pertumbuhan negatif dari sektor pertanian dan manufaktur, masing-masing sebesar -7,1% (q.t.q) dan -2,3% (q.t.q), menghambat pertumbuhan ekspor barang lebih lanjut. Kontribusi terbesar ekspor barang tersebut adalah dari sektor manufaktur (62,9%) dan produk pertambangan (32,9%). Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, ekspor barang Tw. III-2011 tumbuh 32,8% (y.o.y), lebih lambat dari pertumbuhan Tw. II-2011 sebesar 38,3% (y.o.y). Perlambatan pertumbuhan ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan negatif dari ekspor produk pertanian sebesar -13,2% (y.o.y) dan perlambatan ekspor produk manufaktur (28,6%, y.o.y), sedangkan ekspor produk  pertambangan tumbuh lebih tinggi (44,0%, y.o.y) dibanding triwulan sebelumnya (40,0%, y.o.y).
www.bi.go.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar