TUGAS 3
Neraca Perdagangan
Perusahaan Lokal
Nama : Novita Dianasari
Kelas : 4 EB13
NPM : 21208463
|
Neraca Perdagangan Barang menurut pengelompokan BPM5
|
|
|
|
Rician
|
Nrc. Perdagangan (juta USD)
|
|
|
2010*
|
2011
|
|
|
Total
|
Tw.I*
|
Tw.II*
|
Tw.III**
|
|
|
Barang Dagang Umum
|
29,449
|
7,633
|
8,779
|
8,877
|
|
|
Barang untuk Diolah
|
-216
|
602
|
76
|
26
|
|
|
Barang yang Diperbaiki
|
-159
|
-34
|
-28
|
-30
|
|
|
Barang yang diperoleh
|
538
|
258
|
339
|
365
|
|
|
di Pelabuhan
|
|
|
|
|
|
|
Emas Nonmoneter
|
1,016
|
227
|
471
|
320
|
|
|
Nrc. Perdagangan Brg.
|
30,628
|
8,686
|
9,637
|
9,558
|
|
|
*Angka sementara
|
|
|
**Angka sangat sementara
|
|
Surplus neraca
perdagangan barang pada Tw. III- 2011
relatif sama dengan triwulan sebelumnya sebesar USD9,6 miliar. Kuatnya ekspor terlihat dari lebih tingginya ekspor nonmigas dan migas dibandingkan triwulan sebelumnya. Namun, bila dibandingkan dengan Tw. II-2011, neraca perdagangan nonmigas pada periode laporan tercatat lebih rendah, karena ekspor nonmigas tumbuh lebih rendah (0,3%, q.t.q) dibandingkan impor nonmigas (4,9%, q.t.q). Fenomena ini sejalan dengan permintaan domestik yang tetap tinggi, sementara permintaan eksternal mengalami perlambatan. Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (y.o.y), ekspor nonmigas masih tumbuh lebih tinggi dibanding impor nonmigas, masing-masing sebesar 29,5% dan 27,3%. Kenaikan surplus neraca perdagangan gas sebesar 9,0% dari triwulan sebelumnya sehingga mencapai USD4,6 miliar turut berkontribusi pada perbaikan neraca perdagangan barang. Di sisi lain, defisit
neraca perdagangan minyak berkurang ditopang oleh kenaikan produksi minyak, sementara impor minyak menurun sejalan dengan perkembangan harga minyak yang cenderung menurun. Dengan perkembangan ini neraca perdagangan migas pada triwulan laporan mengalami surplus USD416 juta dibanding capaian triwulan sebelumnya yang defisit sekitar USD914 juta. Kenaikan surplus neraca perdagangan gas sebesar 9,0% dari triwulan sebelumnya sehingga mencapai USD4,6 miliar turut berkontribusi pada perbaikan neraca perdagangan barang. Di sisi lain, defisit
neraca perdagangan minyak berkurang ditopang oleh kenaikan produksi minyak, sementara impor minyak menurun sejalan dengan perkembangan harga minyak yang cenderung menurun. Dengan perkembangan ini neraca perdagangan migas pada triwulan laporan mengalami surplus USD416 juta dibanding capaian triwulan sebelumnya yang defisit sekitar USD914 juta.
Kinerja neraca
perdagangan barang juga dapat dilihat berdasarkan pengelompokan lima jenis barang berikut: (1) barang dagangan umum, (2) barang untuk diolah, (3) barang yang diperbaiki, (4) barang yang diperoleh di pelabuhan oleh sarana pengangkut, dan (5) emas nonmoneter. Surplus neraca perdagangan barang terutama disumbang oleh kelompok barang dagangan umum yang mencatat surplus sebesar USD8,9 miliar pada triwulan laporan, lebih tinggi dibanding periode sebelumnya sebesar USD8,2 miliar. Sementara itu, kelompok barang yang diperbaiki masih mencatat defisit di triwulan laporan, yaitu sebesar USD30 juta.
Ekspor
barang pada Tw. III-2011 tercatat sebesar
USD52,8
miliar atau naik 1,8% dari triwulan
sebelumnya
sebesar USD51,8 miliar. Berdasarkan
sektoral,
pertumbuhan ekspor barang ini didukung oleh
pertumbuhan
ekspor produk pertambangan yang meningkat
11,6% (q.t.q). Namun pertumbuhan negatif dari sektor pertanian dan
manufaktur, masing-masing sebesar
-7,1% (q.t.q) dan -2,3% (q.t.q), menghambat
pertumbuhan
ekspor barang lebih lanjut. Kontribusi
terbesar
ekspor barang tersebut adalah dari sektor
manufaktur
(62,9%) dan produk pertambangan (32,9%). Jika dibandingkan dengan periode
yang sama pada
tahun sebelumnya, ekspor barang Tw. III-2011
tumbuh
32,8% (y.o.y), lebih lambat dari pertumbuhan
Tw.
II-2011 sebesar 38,3% (y.o.y). Perlambatan
pertumbuhan
ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan
negatif dari ekspor produk pertanian
sebesar
-13,2% (y.o.y) dan perlambatan ekspor produk
manufaktur
(28,6%, y.o.y), sedangkan ekspor produk pertambangan
tumbuh lebih tinggi (44,0%, y.o.y)
dibanding
triwulan sebelumnya (40,0%, y.o.y).
www.bi.go.id